<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>togaKita.com</title>
<atom:link href="http://togakita.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://togakita.com</link>
<description>Tanaman Obat Keluarga</description>
<lastBuildDate>Tue, 21 Aug 2012 01:12:28 +0000</lastBuildDate>
<language>en-US</language>
<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
<generator>http://wordpress.org/?v=3.4.2</generator>
<item><title>JALAN KAKI UNTUK MENJAGA KEBUGARAN</title><link>http://togakita.com/info-kesehatan/jalan-kaki-untuk-menjaga-kebugaran/</link>
<comments>http://togakita.com/info-kesehatan/jalan-kaki-untuk-menjaga-kebugaran/#comments</comments>
<pubDate>Tue, 21 Aug 2012 01:12:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<category><![CDATA[Info Kesehatan]]></category><guid
isPermaLink="false">http://togakita.com/?p=189</guid>
<description><![CDATA[Berjalan kaki secara teratur dengan langkah yang baik tanpa membebani kaki dan persendian, berdasarkan penelitian bermanfaat untuk: 1. Membakar kalori yang berlebihan dan membantu menjaga/menurunkan berat badan 2. Membangun kekuatan tubuh bagian bawah dan kelenturan otot 3. Melindungi dari osteoporosis (kekeroposan tulang) dengan meningkatkan kepadatan tulang 4. Memperkuat jantung dan paru, mengurangi resiko serangan jantung [...]]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Berjalan kaki secara teratur dengan langkah yang baik tanpa membebani kaki dan persendian, berdasarkan penelitian bermanfaat untuk:<br
/>
1. Membakar kalori yang berlebihan dan membantu menjaga/menurunkan berat badan<br
/>
2. Membangun kekuatan tubuh bagian bawah dan kelenturan otot<br
/>
3. Melindungi dari osteoporosis (kekeroposan tulang) dengan meningkatkan kepadatan tulang<br
/>
4. Memperkuat jantung dan paru, mengurangi resiko serangan jantung dan stroke.<br
/>
Penelitian di USA memperlihatkan bahwa orang yang berjalan kaki lebih dari 1,6 km sehari dapat mengurangi 30 % resiko terkena stroke.<br
/>
5. Meningkatkan HDL cholesterol yaitu kolesterol baik yang dapat mencegah penyempitan pembuluh darah<br
/>
6. Memperbaiki sirkulasi darah, fungsi pernapasan dan fungsi kelenjar endokrin<br
/>
7. Meningkatkan harapan hidup, suatu penelitian memperlihatkan bahwa wanita-wanita yang melakukannya secara teratur memiliki usia rata-rata lebih panjang 7 tahun.<br
/>
8. Meningkatkan mental dan kepercayaan diri akibat dari berkurangnya kecemasan dan strees sehingga dapat membantu dalam pemecahan masalah.</p><p>BAGAIMANA MEMULAINYA?<br
/>
-Pertama siapkan sepasang sepatu, sebaiknya dipilih sepatu yang khusus untuk berjalan kaki.<br
/>
-Mulailah program secara bertahap, yaitu 10-20 menit berjalan, lakukan 3-5 kali seminggu.<br
/>
-Secara bertahap ditingkatkan waktunya menjadi 30 menit, jika penurunan berat badan merupakan tujuan anda, anda dapat meningkatnya menjadi 45 menit.<br
/>
-Bila target waktu telah dapat dicapai maka anda dapat berkonsentrasi pada kecepatan, sebagai contoh dengan kecepatan 24 menit untuk menempuh 1 km, maka akan membakar antara 20-50 kilojoule kalori permenit.<br
/>
-Jika anda berjalan 2 kilometer maka untuk tahap awal diharapkan dapat diselesaikan selama 48-50 menit, selanjutnya dapat ditingkatnya menjadi 45 menit, kemudian 40 menit dan seterusnya.<br
/>
-Jika anda telah dapat menyelesaikannya dibawah 20 menit anda telah menjadi pejalan kaki yang tangguh.<br
/>
-Jangan paksakan diri anda terlalu keras.<br
/>
-Mulailah dengan pemanasan sebelum anda mulai berjalan, yaitu dengan berjalan perlahan dengan kecepatan rendah selama beberapa menit, kemudian berhenti dan regangkan otot-otot kaki, pinggang dan bahu anda.</p><p>CARA BERJALAN YANG BAIK<br
/>
Ikutilah teknik berjalan yang baik untuk mencegah cidera dan memaksimalkan kecepatan anda, yaitu:<br
/>
1. Berjalanlah dengan pandangan lurus ke depan, jangan ke tanah.<br
/>
2. Usahakan agar otot-otot perut berkontraksi dan punggung anda tegak.<br
/>
3. Kendurkan otot bahu, leher dan punggung<br
/>
4. Melangkahlah dengan santai, jangan melangkah terlalu lebar.</p>
]]></content:encoded>
<wfw:commentRss>http://togakita.com/info-kesehatan/jalan-kaki-untuk-menjaga-kebugaran/feed/</wfw:commentRss>
<slash:comments>0</slash:comments>
</item>
<item><title>PENYAKIT AMBEIEN</title><link>http://togakita.com/info-penyakit/penyakit-ambeien/</link>
<comments>http://togakita.com/info-penyakit/penyakit-ambeien/#comments</comments>
<pubDate>Mon, 09 Apr 2012 05:39:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<category><![CDATA[Info Penyakit]]></category>
<category><![CDATA[Ambeien]]></category>
<category><![CDATA[PENYAKIT AMBEIEN]]></category>
<category><![CDATA[rektum]]></category>
<category><![CDATA[Wasir]]></category><guid
isPermaLink="false">http://togakita.com/?p=181</guid>
<description><![CDATA[Penyakit Ambeien atau wasir adalah kondisi di mana pembuluh vena di sekeliling anus atau rektum bagian bawah membengkak dan meradang. Wasir biasanya terjadi karena mengedan saat buang air besar. Kehamilan, usia lanjut, kesulitan buang air besar (konstipasi) dan terlalu banyak duduk meningkatkan risiko seseorang terkena wasir. Tanda-tanda atau gejala ambeien : Sebelum parah sebaiknya kita [...]]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Penyakit Ambeien</strong> atau <strong>wasir</strong> adalah kondisi di mana pembuluh vena di sekeliling anus atau rektum bagian bawah membengkak dan meradang. Wasir biasanya terjadi karena mengedan saat buang air besar. Kehamilan, usia lanjut, kesulitan buang air besar (konstipasi) dan terlalu banyak duduk meningkatkan risiko seseorang terkena wasir.</p><p>Tanda-tanda atau <strong>gejala ambeien</strong> :</p><p>Sebelum parah sebaiknya kita mengenal seperti apa penyakit wasir dan gejala ambeien seperti apa sehingga kita bisa obati sedini mungkin. Biasanya penderita akan mengalami pendarahan dubur dengan warna darah merah muda yang menetes atau mengalir lewat lubang dubur / anus. Penderita juga akan merasa ada ganjalan pada anus ketika bab sehingga penderita akan ngeden / mengejan yang bisa memperparah wasirnya. Selain itu biasanya anus akan terasa gatal akibat virus dan bakteri yang membuat infeksi.</p><p><strong>Ambeien internal</strong> (di dalam rektum) biasanya menyebabkan pendarahan yang tidak sakit saat buang air besar. Namun demikian, darah yang keluar bersama kotoran dapat juga disebabkan oleh selain wasir (misalnya kanker usus). Bila Anda mendapati darah dalam kotoran Anda, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan ahli-ahli pengobatan karena ini merupakan gejala ambeien.</p><p><strong>Gejala Ambeien</strong> lainnya adalah buang air yang terasa tidak tuntas meskipun sudah tidak ada lagi yang dapat dikeluarkan. Selain itu, Anda mungkin juga merasakan perih, gatal atau iritasi di sekitar anus. Hal ini terutama terjadi bila wasir “nongol keluar” (prolapsis). Anda biasanya dapat memasukkan kembali wasir tersebut melalui anus dan masalahnya selesai, tetapi bila tidak dapat dimasukkan dan semakin membesar karena terjebak di luar anus hal ini akan membuat anda semakin tidak nyaman.</p><p><strong>Gejala ambeien luar</strong> (di sekitar anus) antara lain pembengkakan yang nyeri atau benjolan keras di sekitar anus yang terbentuk dari gumpalan darah. Rasa sakit biasanya meningkat saat buang air besar atau ketika duduk.</p>
]]></content:encoded>
<wfw:commentRss>http://togakita.com/info-penyakit/penyakit-ambeien/feed/</wfw:commentRss>
<slash:comments>0</slash:comments>
</item>
<item><title>WORTEL (Daucus carota L.)</title><link>http://togakita.com/tanaman-obat/wortel-daucus-carota-l/</link>
<comments>http://togakita.com/tanaman-obat/wortel-daucus-carota-l/#comments</comments>
<pubDate>Mon, 26 Mar 2012 08:13:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>
<category><![CDATA[Apiaceae]]></category>
<category><![CDATA[Cacingan]]></category>
<category><![CDATA[Daucus carota]]></category>
<category><![CDATA[Demam]]></category>
<category><![CDATA[Hipertensi]]></category>
<category><![CDATA[Mata minus]]></category>
<category><![CDATA[Rabun senja]]></category>
<category><![CDATA[Rakhitis]]></category>
<category><![CDATA[Sembelit]]></category>
<category><![CDATA[Umbelliferae]]></category>
<category><![CDATA[WORTEL]]></category><guid
isPermaLink="false">http://togakita.com/?p=174</guid>
<description><![CDATA[Tanaman WORTEL (Daucus carota L.) termasuk familia Apiaceae (Umbelliferae). Tumbuh dengan ketinggian &#8230;meter di atas permukaan laut. Tanaman ini mengandung : beta karoten, minyak atsiri, limonena, pirolidina, alkaloid daukina (bau seperti nikotina), dausina, dan daukosterina. Kegunaan WORTEL (Daucus carota L.): Hipertensi: 500 g wortel dicuci, potong-potong, beri sedikit air, lalu diblender. Saring kemudian diminum. Ramuan [...]]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Tanaman <strong>WORTEL (Daucus carota L.)</strong> termasuk familia <strong>Apiaceae (Umbelliferae)</strong>. Tumbuh dengan ketinggian &#8230;meter di atas permukaan laut.<br
/>
Tanaman ini mengandung : beta karoten, minyak atsiri, limonena, pirolidina, alkaloid daukina (bau seperti nikotina), dausina, dan daukosterina.</p><p><strong>Kegunaan WORTEL (Daucus carota L.):</strong></p><p><strong>Hipertensi:</strong> 500 g wortel dicuci, potong-potong, beri sedikit air, lalu diblender. Saring kemudian diminum. Ramuan ini untuk diminum 3x sehari.</p><p><strong>Rabun senja:</strong> 2 batang wortel dicuci, diparut. Remas dengan 2 sendok makan air matang. Peras dan saring. Beri madu supaya lebih enak, diminum. Lakukan ini 3x sehari.</p><p><strong>Mata minus:</strong> Minum air rebusan wortel atau makan wortel mentah. Boleh juga wortelnya diparut. Atau, parut sekitar 7 wortel. Beri sedikit air. Peras dengan kain. Minum air perasannya 1x sehari.</p><p><strong>Demam pada anak:</strong> 200 g wortel dicuci, diparut dan diperas sampai keluar sarinya. Air perasannya direbus dan diminum.</p><p><strong>Cacingan:</strong> 5 wortel yang sudah dikeringkan ditumbuk/diparut sampai menjadi bubuk. Seduh dengan air secukupnya. Minum2x sehari, 5 g setiap kali minum.</p><p><strong>Luka bakar:</strong> Wortel ditumbuk hingga halus dan oleskan pada luka bakar.</p><p><strong>Batuk:</strong> Sebatang wortel dibersihkan, diparut. Beri 2 sendok air panas, peras. Beri sedikit gula aren, aduk sampai rata. Minum 2x sehari.</p><p><strong>Nyeri haid:</strong> 250 g wortel dicuci, dipotong-potong. Beri sedikit air lalu diblender. Ramuan ini untuk diminum 2x sehari.</p><p><strong>Sembelit:</strong> 2 wortel dicuci bersih, parut. Beri 2 sendok makan air matang dan sedikit garam. Peras. Minum airnya 2x sehari.</p><p><strong>Menghaluskan wajah:</strong> 2-3 wortel dikupas, dicuci, lalu parut, dan diperas airnya. Oleskan ke wajah. Bisa juga setelah diparut langsung ditempelkan ke wajah sebagai masker, sampai kering. Catatan: Kalau sedang memakai masker, harap jangan bercakap-cakap atau tertawa supaya masker tidak retak.</p><p><strong>Rakhitis:</strong> Sebuah wortel dan sebuah lobak, dicuci lalu diparut. Remas. Peras. Airnya diberi sebuah kuning telur ayam dan 2 sendok makan madu murni. Aduk, saring. Minum 3x sehari 2 sendok makan.</p>
]]></content:encoded>
<wfw:commentRss>http://togakita.com/tanaman-obat/wortel-daucus-carota-l/feed/</wfw:commentRss>
<slash:comments>0</slash:comments>
</item>
<item><title>WARU (Hibiscus tiliaceus L.)</title><link>http://togakita.com/tanaman-obat/waru-hibiscus-tiliaceus-l/</link>
<comments>http://togakita.com/tanaman-obat/waru-hibiscus-tiliaceus-l/#comments</comments>
<pubDate>Mon, 26 Mar 2012 07:09:05 +0000</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>
<category><![CDATA[Batuk]]></category>
<category><![CDATA[Bisul]]></category>
<category><![CDATA[Demam]]></category>
<category><![CDATA[Hibiscus tiliaceus]]></category>
<category><![CDATA[Malvaceae]]></category>
<category><![CDATA[WARU]]></category><guid
isPermaLink="false">http://togakita.com/?p=172</guid>
<description><![CDATA[Tanaman WARU (Hibiscus tiliaceus L.) termasuk familia Malvaceae. Tumbuh di pantai. Nama lain : waru laut, waru lengis. Tanaman ini mengandung : zat musilago, zat emolient, protein dan tanin. Kegunaan WARU (Hibiscus tiliaceus L.): Batuk: 11 helai daun waru muda diiris, direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Sebelum diminum beri gula batu. [...]]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Tanaman <strong>WARU (Hibiscus tiliaceus L.)</strong> termasuk familia <strong>Malvaceae</strong>. Tumbuh di pantai.<br
/>
Nama lain :  waru laut, waru lengis.<br
/>
Tanaman ini mengandung : zat musilago, zat emolient, protein dan tanin.</p><p><strong>Kegunaan WARU (Hibiscus tiliaceus L.):</strong></p><p><strong>Batuk:</strong> 11 helai daun waru muda diiris, direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Sebelum diminum beri gula batu. Minum ramuan 2 kali sehari.</p><p><strong>Melancarkan air seni:</strong> Remas daun waru, beri sedikit adas dan pulasari, balurkan di daerah perut sebelah bawah.</p><p><strong>Bisul:</strong> <strong>Cara 1:</strong> Daun waru dicuci, remas-remas, tempelkan pada bisul.<br
/>
<strong>Cara 2 :</strong> Daun waru dicuci, garang di atas api, tempelkan pada bisul. Lakukan 1-2 kali sehari.</p><p><strong>Menyuburkan rambut:</strong> Daun waru diremas, peras dan ambil airnya. Embunkan, lalu oleskan ke kulit kepala dan diamkan selama 5-10 menit. Lalu bilas.</p><p><strong>Demam:</strong> <strong>Cara 1 :</strong> 200 gram daun waru, 3 akar tapak liman direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Minum sedikit-sedikit.<br
/>
<strong>Cara 2 :</strong> Kulit akar waru direbus dengan 1 gelas air. Minum sedikit-sedikit.</p>
]]></content:encoded>
<wfw:commentRss>http://togakita.com/tanaman-obat/waru-hibiscus-tiliaceus-l/feed/</wfw:commentRss>
<slash:comments>0</slash:comments>
</item>
<item><title>TEMU LAWAK (Curcuma xanthorriza)</title><link>http://togakita.com/tanaman-obat/temu-lawak-curcuma-xanthorriza/</link>
<comments>http://togakita.com/tanaman-obat/temu-lawak-curcuma-xanthorriza/#comments</comments>
<pubDate>Mon, 26 Mar 2012 06:01:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>
<category><![CDATA[Asma]]></category>
<category><![CDATA[Batuk]]></category>
<category><![CDATA[Bisul]]></category>
<category><![CDATA[Curcuma xanthorriza]]></category>
<category><![CDATA[Eksim]]></category>
<category><![CDATA[Ginjal]]></category>
<category><![CDATA[hepatitis]]></category>
<category><![CDATA[Kolesterol]]></category>
<category><![CDATA[maag]]></category>
<category><![CDATA[Sariawan]]></category>
<category><![CDATA[Sembelit]]></category>
<category><![CDATA[TEMU LAWAK]]></category>
<category><![CDATA[Zingiberaceae]]></category><guid
isPermaLink="false">http://togakita.com/?p=170</guid>
<description><![CDATA[TEMU LAWAK (Curcuma xanthorriza) termasuk familia Zingiberaceae. Tumbuh di daerah dengan ketinggian antara 5 &#8211; 750 meter di atas permukaan laut. Dapat ditemui di hutan jati, di tempat yang beralang-alang, atau ditanam di halaman rumah. Untuk pengembangbiakannya dapat digunakan rimpangnya, yaitu seperempat bagian dari induk rimpangnya. Pilih ukuran rimpang yang besar, dan simpan dalam keadaan [...]]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEMU LAWAK (Curcuma xanthorriza)</strong> termasuk familia <strong>Zingiberaceae</strong>. Tumbuh di daerah dengan ketinggian antara 5 &#8211; 750 meter di atas permukaan laut. Dapat ditemui di hutan jati, di tempat yang beralang-alang, atau ditanam di halaman rumah.<br
/>
Untuk pengembangbiakannya dapat digunakan rimpangnya, yaitu seperempat bagian dari induk rimpangnya. Pilih ukuran rimpang yang besar, dan simpan dalam keadaan kering dalam beberapa hari.</p><p>Nama lain : temu besar (Melayu); koneng gede, temu raya (Sunda); temo labak (Madura); temu putih.<br
/>
Temu Lawak mengandung : minyak asiri, curcumin, glucosida, phellandrene, turmerol, myrcene, xanthorrihizol, isofuranogermacreene, p-tolyletycarbinol, tepung.</p><p><strong>Kegunaan TEMU LAWAK (Curcuma xanthorriza):</strong></p><p><strong>Obat sakit maag.</strong> Potong rimpang kecil-kecil, rebus sampai airnya mendidih. Minum larutan tersebut.</p><p><strong>Untuk memperbanyak air susu (ASI).</strong> <strong>a></strong> Giling rimpang Temu Lawak, direbus dengan air, masukkan sedikit sagu.<br
/>
<strong>b></strong> Parut 1 rimpang temu lawak yang sudah dicuci, lalu campurkan dengan sedikit tepung kanji dan sedikit air panas. Diaduk, saring, diminum 1 kali sehari.</p><p><strong>Obat susah buang air besar.</strong> <strong>a></strong> Rimpang diiris-iris, masukkan gula jawa dan asam jawa ke dalamnya, lalu masukkan air mendidih. Minum larutan tersebut.<br
/>
<strong>b></strong> 1 rimpang temu lawak dicuci, parut, lalu diperas. Air perasan diberi sedikit asam jawa dan gula aren, aduk, saring, diminum 1 kali sehari.</p><p><strong>Sariawan.</strong> 1 rimpang temu lawak dicuci, kupas, iris. Direbus dengan 2 gelas air bersama 1 buah asam, sedikit gula aren sampai airnya tinggal setengah. Angkat dari api. Masukkan 1 mata asam, aduk, saring. Diminum 2j kali sehari.</p><p><strong>Untuk menghilangkan bau tak enak sewaktu haid.</strong> Rimpang diiris-iris, masukkan gula jawa dan asam jawa ke dalamnya, lalu masukkan air mendidih. Minum larutan tersebut.</p><p><strong>Obat sembelit.</strong> <strong>a></strong> Giling rimpang sampai halus, masukkan biji sesawi, lalu beri air. Minum air perasannya.<br
/>
<strong>b></strong> 1 rimpang temu lawak dicuci, parut lalu diperas. Air perasan itu diberi sedikit asam jawa dan gula aren, aduk, saring, diminum 1 kali sehari.</p><p><strong>Membersihkan darah.</strong> Iris rimpang temu lawak, jemur hingga kering, seduh dengan air hangat, lalu minum seperti minum teh.</p><p><strong>Penyakit eksim.</strong> <strong>a></strong> Masak rimpang temu lawak sebesar telur ayam dan asam kawak sebesar telur merpati dengan 2 gelas air, tambahkan sedikit gula aren. Didihkan, hingga airnya tinggal 1 gelas, saring, minum hangat-hangat. Lakukan setiap hari selama sebulan.<br
/>
<strong>b></strong> 7 iris temu lawak yang sudah dicuci dan dikupas, 1 ruas asam jawa, sedikit gula aren direbus dengan setengah gelas air, setelah agak dingin disaring, dan diminum sekaligus.</p><p><strong>Mengobati penyakit kuning (gangguan pada hati/lever), demam malaria, sembelit, serta memperbanyak ASI.</strong> Parut rimpang temu lawak, peras airnya, lalu minum. Juga dapat digunakan air rebusan rimpang temu lawak yang telah kering.</p><p><strong>Badan yang terlalu capek karena kebanyakan kerja atau sehabis jatuh sakit.</strong> Ambil dan bersihkan temu lawak sebanyak 50 gram. Parut rimpang sampai halus, tambahkan air secukupnya, lalu rebus sampai mendidih, dinginkan, lalu diminum. Lakukan 2 kali sehari, 1 gelas.</p><p><strong>Hepatitis.</strong> Cuci dan kupas 2 jari temu lawak, lalu iris dan rebus dengan 0,5 liter air dan sedikit gula aren sampai airnya tinggal setengah. Larutan ini untuk diminum 2 kali sehari.</p><p><strong>Ginjal.</strong> 1 rimpang temu lawak dicuci, kupas, rebus dengan 4 gelas air dan segenggam daun kumis kucing, segenggam daun meniran sampai airnya tinggal setengah. Larutan ini untuk diminum 3 kali sehari.</p><p><strong>Asma.</strong> 1,5 rimpang temu lawak dicuci, dikupas dan diiris, rebus dengan 5 glas air bersama sedikit gula aren sampai airnya tinggal setengah. Larutan ini untuk diminum 3 kali sehari.</p><p><strong>Bisul.</strong> 5 iris temu lawak yang sudah dikupas, rebus dengan 2 gelas air bersama sedikit gula aren, angkat dari api, lalu masukkan seibu jari asam jawa. Setelah agak dingin, saring, diminum sekaligus.</p><p><strong>Kolesterol.</strong> 1 rimpang temu lawak yang sudah dikeringkan, ditumbuk sampai halus lalu diseduh dengan air. Setelah agak dingin disaring, diminum langsung.</p><p><strong>Menambah nafsu makan.</strong> 2 rimpang temu lawak dicuci, kupas, iris. Rebus dengan 2 gelas air bersama 1/4 lengkuas, 1/2 genggam daun meniran sampai airnya tinggal setengah, saring, munum larutan ini masing-masing 1/2 gelas.</p><p><strong>Bau badan.</strong> 5 iris temu lawak dicuci, rebus dengan 1/2 gelas air selama 15 menit. Minum airnya 1 kali sehari, sekaligus.</p><p><strong>Menghilangkan nyeri haid.</strong> 1 rimpang temu lawak dicuci, kupas, iris. Beri sedikit gula aren dan rebus dengan 1 gelas air. Angkat dari api, masukkan sedikit asam kawa, aduk, saring, diminum sekaligus 1 kali sehari.</p><p><strong>Batuk.</strong> 1 rimpang temu lawak dicuci, kupas, parut sambil diberi 1 gelas air matang, peras, beri sesendok teh madu dan air perasan jeruk nipis. Minum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.</p><p><strong>Catatan :</strong><br
/>
Penderita sakit ginjal sebaiknya tidak minum sari temu lawak mentah.</p>
]]></content:encoded>
<wfw:commentRss>http://togakita.com/tanaman-obat/temu-lawak-curcuma-xanthorriza/feed/</wfw:commentRss>
<slash:comments>0</slash:comments>
</item>
<item><title>TEMU KUNCI (Boesenbergia pandurata Roxb. S.)</title><link>http://togakita.com/tanaman-obat/temu-kunci-boesenbergia-pandurata-roxb-s/</link>
<comments>http://togakita.com/tanaman-obat/temu-kunci-boesenbergia-pandurata-roxb-s/#comments</comments>
<pubDate>Mon, 26 Mar 2012 04:57:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>
<category><![CDATA[Boesenbergia pandurata]]></category>
<category><![CDATA[Cacing gelang]]></category>
<category><![CDATA[kurap]]></category>
<category><![CDATA[Poaceae]]></category>
<category><![CDATA[Sariawan]]></category>
<category><![CDATA[TEMU KUNCI]]></category><guid
isPermaLink="false">http://togakita.com/?p=168</guid>
<description><![CDATA[Tanaman TEMU KUNCI (Boesenbergia pandurata Roxb. S.) termasuk familia Poaceae. Tumbuhan ini banyak tumbuh terutama di tanah liat. Tumbuhan ini dapat dikembangbiakkan melalui mata tunas yang dapat disemai, atau dengan memindahkan anak. Mengandung minyak asiri (sineol, kamfer, d-borneol, d-pinen seskuiterpene, zingiberen, kurkumin, zedoarin), pati. Nama lainnya : tamu kunci (Minangkabau); kunci (Jawa); temo kunce (Madura); [...]]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Tanaman <strong>TEMU KUNCI (Boesenbergia pandurata Roxb. S.)</strong> termasuk familia <strong>Poaceae</strong>. Tumbuhan ini banyak tumbuh terutama di tanah liat.<br
/>
Tumbuhan ini dapat dikembangbiakkan melalui mata tunas yang dapat disemai, atau dengan memindahkan anak.</p><p>Mengandung minyak asiri (sineol, kamfer, d-borneol, d-pinen seskuiterpene, zingiberen, kurkumin, zedoarin), pati.</p><p>Nama lainnya : tamu kunci (Minangkabau); kunci (Jawa); temo kunce (Madura); koncih (Kangean); tamu konci (Makassar); dumu kunci (Bima); tumbu konci (Ambon); tamputi (Ternate).</p><p><strong>Kegunaan TEMU KUNCI (Boesenbergia pandurata Roxb. S.):</strong></p><p><strong>Sariawan.</strong> Kunyah-kunyah rimpang temu kunci, telan.</p><p><strong>Sukar kencing atau perut kembung pada anak-anak.</strong> Parut rimpang temu kunci, lalu campur dengan adas pulo sari yang sudah dihaluskan, dibentuk seperti bedak tebal, tempelkan ke perut anak.</p><p><strong>Kurap.</strong> Tumbuk rimpang temu kunci, daun temu kunci, tambahkan air. Buat menjadi bentuk tapal, tempelkan ke kulit yang sakit.</p><p><strong>Cacing gelang.</strong> Tumbuk rimpang temu kunci, tambahkan santan kelapa, bubuk belerang, minum.</p>
]]></content:encoded>
<wfw:commentRss>http://togakita.com/tanaman-obat/temu-kunci-boesenbergia-pandurata-roxb-s/feed/</wfw:commentRss>
<slash:comments>0</slash:comments>
</item>
<item><title>TEMU HITAM (Curcuma aeruginosa Roxb.) L.)</title><link>http://togakita.com/tanaman-obat/temu-hitam-curcuma-aeruginosa-roxb-l/</link>
<comments>http://togakita.com/tanaman-obat/temu-hitam-curcuma-aeruginosa-roxb-l/#comments</comments>
<pubDate>Mon, 26 Mar 2012 03:53:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>
<category><![CDATA[Borok]]></category>
<category><![CDATA[Curcuma aeruginosa]]></category>
<category><![CDATA[kudis]]></category>
<category><![CDATA[Poaceae]]></category>
<category><![CDATA[TEMU HITAM]]></category><guid
isPermaLink="false">http://togakita.com/?p=165</guid>
<description><![CDATA[Tanaman TEMU HITAM (Curcuma aeruginosa Roxb.) L.) termasuk familia Poaceae. Tumbuhan ini banyak tumbuh liar di hutan jati, padang rumput, ladang, di tanah dengan ketinggian 400-750 meter di atas permukaan laut. Tumbuhan ini dapat dikembangbiakkan melalui mata tunas yang tumbuh pada rimpang yang sudah tua. Mengandung minyak asiri, zat pati, damar, lemak. Nama lainnya : [...]]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Tanaman <strong>TEMU HITAM (Curcuma aeruginosa Roxb.) L.)</strong> termasuk familia <strong>Poaceae</strong>. Tumbuhan ini banyak tumbuh liar di hutan jati, padang rumput, ladang, di tanah dengan ketinggian 400-750 meter di atas permukaan laut.<br
/>
Tumbuhan ini dapat dikembangbiakkan melalui mata tunas yang tumbuh pada rimpang yang sudah tua.</p><p>Mengandung minyak asiri, zat pati, damar, lemak.</p><p>Nama lainnya : temu erang (Melayu); koneng hideung (Sunda); temu ireng (Jawa); temo ereng (Madura); tamu leteng (Makassar); temu lotong (Bugis).</p><p><strong>Kegunaan TEMU HITAM (Curcuma aeruginosa Roxb.) L.):</strong></p><p><strong>Penyakit kulit (kudis, ruam, borok, dsb.)</strong></p><p><strong>Menambah nafsu makan.</strong> Parut rimpang temu hitam, peras, minum airnya.</p><p><strong>Khasiat lain.</strong> Air rebusan temu hitam sebagai obat mulas dan peluruh angin, serta obat pembersih darah setelah melahirkan.</p>
]]></content:encoded>
<wfw:commentRss>http://togakita.com/tanaman-obat/temu-hitam-curcuma-aeruginosa-roxb-l/feed/</wfw:commentRss>
<slash:comments>0</slash:comments>
</item>
<item><title>TEMPUYUNG (Sonchus arvensis L.)</title><link>http://togakita.com/tanaman-obat/tempuyung-sonchus-arvensis-l/</link>
<comments>http://togakita.com/tanaman-obat/tempuyung-sonchus-arvensis-l/#comments</comments>
<pubDate>Mon, 26 Mar 2012 02:49:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>
<category><![CDATA[Bisul]]></category>
<category><![CDATA[Kencing batu]]></category>
<category><![CDATA[Poaceae]]></category>
<category><![CDATA[Sonchus arvensis]]></category>
<category><![CDATA[TEMPUYUNG]]></category><guid
isPermaLink="false">http://togakita.com/?p=163</guid>
<description><![CDATA[Tanaman TEMPUYUNG (Sonchus arvensis L.) termasuk familia Poaceae. Tumbuhan ini banyak tumbuh di tanah dengan ketinggian 50-1.650 meter di atas permukaan laut. Umumnya di kebun, pinggir jalan, hutan kecil, atau tempat yang tidak terurus. Tumbuhan ini dapat dikembangbiakkan melalui biji yang disemaikan. Mengandung alfa-lactucerol, beta-lactocerol, manitol, inositol, silika, kalium, flavonoid, taraksasterol. Nama lainnya : gempur [...]]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Tanaman <strong>TEMPUYUNG (Sonchus arvensis L.)</strong> termasuk familia <strong>Poaceae</strong>. Tumbuhan ini banyak tumbuh di tanah dengan ketinggian 50-1.650 meter di atas permukaan laut. Umumnya di kebun, pinggir jalan, hutan kecil, atau tempat yang tidak terurus.<br
/>
Tumbuhan ini dapat dikembangbiakkan melalui biji yang disemaikan.</p><p>Mengandung alfa-lactucerol, beta-lactocerol, manitol, inositol, silika, kalium, flavonoid, taraksasterol.</p><p>Nama lainnya : gempur batu; galibug; jombang; jombang lalakina; lempung; lampenas; rayana; niu she tou (Cina).</p><p><strong>Kegunaan TEMPUYUNG (Sonchus arvensis L.):</strong></p><p><strong>Penyakit saluran kandung kencing, empedu berbatu, atau darah tinggi ringan.</strong> Lima lembar daun tempuyung, cuci, asapkan sebentar, lalu dimakan sebagai lalapan.</p><p><strong>Kencing batu.</strong> <strong>a&gt;</strong> Keringkan 250 mg daun tempuyung, tambahkan 250 cc air, rebus. Minum airnya 3 kali sehari sampai sembuh.<br
/>
<strong>b&gt;</strong> Lima lembar daun tempuyung, 5 lembar daun alpukat, 5 lembar daun sawi tanah, 2 jari gula aren. Setelah bahan dicuci, lalu direbus dengan 3 gelas air sampai tinggal 2,25 gelas. Dinginkan air rebusan, saring, minum 3 kali sehari @ 3/4 gelas.</p><p><strong>Bisul.</strong> Cuci batang dan daun tempuyung, giling halus, peras. Gilingan dan airnya dioleskan pada bisul.</p><p><strong>Khasiat lain.</strong> Rebusan 15-60 gram daun tempuyung dapat mengobati infeksi usus buntu, disentri, <a
title="Penyakit Ambeien" href="http://togakita.com/info-penyakit/penyakit-ambeien/" target="_blank">wasir</a>.</p>
]]></content:encoded>
<wfw:commentRss>http://togakita.com/tanaman-obat/tempuyung-sonchus-arvensis-l/feed/</wfw:commentRss>
<slash:comments>0</slash:comments>
</item>
<item><title>TAPAK DARA (Catharanthus roseus [L.] G. Don)</title><link>http://togakita.com/tanaman-obat/tapak-dara-catharanthus-roseus-l-g-don/</link>
<comments>http://togakita.com/tanaman-obat/tapak-dara-catharanthus-roseus-l-g-don/#comments</comments>
<pubDate>Mon, 26 Mar 2012 01:46:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>
<category><![CDATA[Apocynaceae]]></category>
<category><![CDATA[Catharanthus roseus]]></category>
<category><![CDATA[darah tinggi]]></category>
<category><![CDATA[kencing manis]]></category>
<category><![CDATA[leukemia]]></category>
<category><![CDATA[TAPAK DARA]]></category><guid
isPermaLink="false">http://togakita.com/?p=161</guid>
<description><![CDATA[Tanaman TAPAK DARA (Catharanthus roseus [L.] G. Don) termasuk familia Apocynaceae. Tumbuhan ini banyak ditanam orang sebagai tanaman hias. Dapat tumbuh di tempat terbuka atau terlindung pada bermacam-macam iklim, sampai dengan ketinggian 800 meter di atas permukaan laut. Tumbuhan ini dapat dikembangbiakkan melalui biji, setek batang, atau akar. Herba mengandung komponen antikanker, yaitu alkaloid seperti [...]]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Tanaman <strong>TAPAK DARA (Catharanthus roseus [L.] G. Don)</strong> termasuk familia <strong>Apocynaceae</strong>. Tumbuhan ini banyak ditanam orang sebagai tanaman hias. Dapat tumbuh di tempat terbuka atau terlindung pada bermacam-macam iklim, sampai dengan ketinggian 800 meter di atas permukaan laut.<br
/>
Tumbuhan ini dapat dikembangbiakkan melalui biji, setek batang, atau akar.</p><p>Herba mengandung komponen antikanker, yaitu alkaloid seperti vincaleukoblastine, leurocristine, leurosin, vinkadiolin, leurosidin, katarantin. Alkaloid yang berkhasiat hipoglikemik (menurunkan kadar gula darah) seperti leurosin, katarantin, locherin, tetrahidroalstonin, vindolin, vindolinin. Akarnya mengandung alkaloid, saponin, flavonoid, tanin.</p><p>Nama lainnya : Ammocallis rosea Small; Lochnera rosea Reich; Vinca rosea L.; rutu-rutu, rumput jalang (Sumatera); kembang sari cina, kembang serdadu, kembang tembaga, paku rane, tapak doro, cakar ayam, tai lantuan (Jawa); tapak lima (Bali); sindapor (Sulawesi); usia (Maluku); chang chun hua (Cina); hoa hai dang, dira can (Vietnam); soldatenbloem (Belanda); vinca, periwinkle (Inggris).</p><p><strong>Kegunaan TAPAK DARA (Catharanthus roseus [L.] G. Don):</strong></p><p><strong>Darah tinggi, kencing manis, leukemia limfositik akut.</strong> Gunakan daun tapak dara segar 15 gram, direbus dalam 5 gelas air sampai tersisa 2 gelas, setelah dingin disaring, diminum 2 kali sama banyaknya, pagi dan sore.</p><p><strong>Luka tersiram air panas.</strong> Tumbuk sampai halus beberapa helai daun segar tapak dara dan beras secukupnya, sampai seperti bubur, lalu balurkan pada luka.</p><p><strong>Catatan :</strong><br
/>
1. Di luar negeri herba tapak dara sudah dibuat obat suntik.<br
/>
2. Perempuan hamil dilarang menggunakan tumbuhan obat ini.</p>
]]></content:encoded>
<wfw:commentRss>http://togakita.com/tanaman-obat/tapak-dara-catharanthus-roseus-l-g-don/feed/</wfw:commentRss>
<slash:comments>0</slash:comments>
</item>
<item><title>SOSOR BEBEK (Kalanchoe pinnata Pers.)</title><link>http://togakita.com/tanaman-obat/sosor-bebek-kalanchoe-pinnata-pers/</link>
<comments>http://togakita.com/tanaman-obat/sosor-bebek-kalanchoe-pinnata-pers/#comments</comments>
<pubDate>Mon, 26 Mar 2012 00:39:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<category><![CDATA[Tanaman Obat]]></category>
<category><![CDATA[Ambeien]]></category>
<category><![CDATA[Bisul]]></category>
<category><![CDATA[Crassulaceae]]></category>
<category><![CDATA[Demam]]></category>
<category><![CDATA[Diare]]></category>
<category><![CDATA[disentri]]></category>
<category><![CDATA[Kalanchoe pinnata]]></category>
<category><![CDATA[Rematik]]></category>
<category><![CDATA[Sakit kepala]]></category>
<category><![CDATA[SOSOR BEBEK]]></category>
<category><![CDATA[Wasir]]></category><guid
isPermaLink="false">http://togakita.com/?p=159</guid>
<description><![CDATA[Tanaman SOSOR BEBEK (Kalanchoe pinnata Pers.) termasuk familia Crassulaceae. Tumbuh dengan ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut. Dapat ditemui di daerah tropis di tanam di pekarangan, tumbuh liar, di tepi jurang, tepi jalan dan tempat-tempat yang berbatu daerah panas dan kering. Untuk pengembangbiakannya dengan daun. Nama lain : didingin banen (Aceh), daun sejuk, sepohori [...]]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Tanaman <strong>SOSOR BEBEK (Kalanchoe pinnata Pers.)</strong> termasuk familia <strong>Crassulaceae</strong>. Tumbuh dengan ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut. Dapat ditemui di daerah tropis di tanam di pekarangan, tumbuh liar, di tepi jurang, tepi jalan dan tempat-tempat yang berbatu daerah panas dan kering.<br
/>
Untuk pengembangbiakannya dengan daun.</p><p>Nama lain :  didingin banen (Aceh), daun sejuk, sepohori (Palembang), ceker bebek, cocor bebek (Melayu), dll.<br
/>
Tanaman ini mengandung : asam lemon, asam apel, vitamin C, quercetin-3-diarabinoside, kaemferol-3-glukoside, tanin, dan bryophyllin.</p><p><strong>Kegunaan SOSOR BEBEK (Kalanchoe pinnata Pers.):</strong></p><p><strong>Bisul:</strong> 6 helai daun sosor bebek, dicuci, tumbuk halus beri garam dan air secukupnya. Borehkan ramuan itu semua pada bisul dan sekelilingnya, lalu balut. Ganti 2x sehari sampai sembuh.</p><p><strong>Sakit kepala:</strong> Daun sosor bebek ditumbuk halus, tempelkan pada kening.</p><p><strong>Demam:</strong> 5 helai daun sosor bebek, tumbuk halus, beri air sedikit, borehkan pada perut.</p><p><strong><a
href="http://togakita.com/info-penyakit/penyakit-ambeien/" title="Penyakit Ambeien" target="_blank">Ambeien</a></strong>: 50 helai daun sosor bebek dicuci, dibiarkan kering, tumbuk halus. Ambil satu sendok makan bubuk sosor bebek (sisanya simpan di tempat tertutup), seduh dengan 3/4 cangkir air panas. Supaya agak enak boleh juga kalau mau diberi 1 sendok makan madu. Aduk, hangat-hangat minum. Lakukan 3x sehari sampai sembuh.</p><p><strong>Kepala pusing/vertigo:</strong> 10 helai daun sosor bebek dicuci, tumbuk halus, dan bubuhi air garam seperlunya. Gunakan ramuan itu untuk menggosok dahi dan pelipis 2x sehari. (mrd)</p><p><strong>Radang lambung (gastritis).</strong> <strong>a></strong> 5 lembar daun sosor bebek, cuci, tumbuk, tambah garam, aduk, peras, saring. Minum larutan ini sekaligus, lakukan 2-3 kali sehari.</p><p><strong>Muntah darah.</strong> 7 lembar daun sosor bebek dicuci, giling halus, tambahkan arak dan gula enau, lalu ditim, saring. Minum larutan ini dalam keadaan hangat.</p><p><strong>Rematik.</strong> <strong>a></strong> seluruh tumbuhan sebanyak 30 gr direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas, dinginkan, saring, digunakan untuk 2 kali minum, pagi dan sore.<br
/>
<strong>b></strong> 4 lembar daun sosor bebek, 1 sendok teh adas, 1 jari pulosari, 2 jari gula enau, cuci, potong-potong. Tambahkan 3 gelas air sampai tersisa 3/4-nya, dinginkan, saring, minum 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas.</p><p><strong>Wasir.</strong> <strong>a></strong> cuci daun sosor bebek, angin-anginkan sampai kering, giling halus sampai menjadi bubuk. Ambil 1 sendok makan bubuk, seduh dengan 3/4 cangkir air panas, tambahkan 1 sendok makan madu, aduk rata, minum selagi hangat. Lakukan 3 kali sehari.<br
/>
<strong>b></strong> 25 gram daun sosor bebek dicuci, rebus dengan 2 gelas air bersih hingga menjadi 1 gelas, dinginkan, saring. Minum larutan tsb sekaligus. Lakukan tiap hari sampai sembuh.</p><p><strong>Disentri, demam, diare.</strong> Giling daun sosor bebek sampai halus, bubuhkan di perut sebagai tapal, lalu dibalut. Ganti sehari 2 kali.</p><p><strong>Bisul, koreng, memar, radang payudara.</strong> Daun sosor bebek 50 gram dicuci, giling halus, peras, saring. Tambahkan 1 sendok makan madu ke dalam air perasan, aduk, minum sekaligus. Sisa perasan ditempelkan di tempat kelainan.</p><p><strong>Radang amandel.</strong> 5-10 lembar daun sosor bebek dicuci, bilas dengan air masak, tumbuk sampai halus, peras, saring. Gunakan air tsb untuk berkumur.</p><p><strong>Kencing terasa nyeri.</strong> Daun sosor bebek segar dimemarkan, tambahkan garam. Turapkan pada perut bagian bawah, lalu balut.</p><p><strong>Catatan :</strong><br
/>
Jangan minum daun sosor bebek bila ada gangguan fungsi pencernaan.</p>
]]></content:encoded>
<wfw:commentRss>http://togakita.com/tanaman-obat/sosor-bebek-kalanchoe-pinnata-pers/feed/</wfw:commentRss>
<slash:comments>0</slash:comments>
</item>
</channel>
</rss>
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-12-24 13:26:44 -->
