toga kita
2 Jun
Tanaman termasuk familia Acanthaceae. Tumbuhan ini berasal dari Asia tropik dan Afrika Selatan. Di Indonesia ditemukan di daerah yang beriklim kering, tumbuh luar atau ditanam untuk pagar dari dataran rendah sampai 400 meter di atas permukaan laut.
Untuk pengembangbiakannya : dengan biji atau setek batang.
Nama lain : bunga landak (Melayu); jarong, kembang landep (Sunda), landep (Jawa), landhep (Madura).
Tanaman ini mengandung : saponin, flavonoida, tanin, garam kalium, silikat, sedang akarnya mengandung: saponin, flavonoida, dan polifenol.
Kegunaan :
(more…)

2 Jun
Pegagan termasuk suku atau familia Apiaceae. Tumbuh menjalar di atas tanah terutama di tempat yang banyak terkena sinar matahari langsung tetapi cukup lembab.
Nama lain : pegaga, daun kaki kuda, daun penggaga, pegago (Sumatera); antana, cowet gompeng, gagan-gagan, penigowang, calingan rambat (Jawa); bebele, paiduh (Nusa Tenggara); wisu-wisu, kisu-kisu (Sulawesi); dogauke (Irian); ji xue cao (Cina).
Kandungan : senyawa asiaticosida, senyawa antilepra, garam kalium, magnesiu, kalsium, besi, tanin.
Kegunaan :
(more…)

2 Jun
Tanaman termasuk familia Crassulaceae. Tumbuh dengan ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut. Dapat ditemui di daerah tropis di tanam di pekarangan, tumbuh liar, di tepi jurang, tepi jalan dan tempat-tempat yang berbatu daerah panas dan kering.
Untuk pengembangbiakannya dengan daun.
Nama lain : didingin banen (Aceh), daun sejuk, sepohori (Palembang), ceker bebek, cocor bebek (Melayu), dll.
Tanaman ini mengandung : asam lemon, asam apel, vitamin C, quercetin-3-diarabinoside, kaemferol-3-glukoside, tanin, dan bryophyllin.
Kegunaan :
(more…)

2 Jun
2 Jun
Tanaman ini termasuk familia Liliaceae. Tumbuhan ini tumbuh semusim.
Tumbuhan ini dapat dikembangbiakkan melalui umbinya.
Kandungan : minyak atsiri, aliin, kalium, saltivine, diallysulfide.
Kegunaan :
Hipertensi. a> 2-3 siung bawang putih dikupas, cuci, kunyah, lalu ditelan sambil minum air hangat. Lakukan 3 kali sehari. b> Bawang putih dibakar sampai matang, makan. Dua hari pertama makan 6 siung selanjutnya selama seminggu makan 2 siung. (4)
Sakit kepala. Umbi bawang putih dilumatkan, lalu borehkan pada dahi. (4)
Flu. Bawang putih, bawang merah, jahe dengan takaran yang sama dikupas, cuci, seduh. Tutup selama 15 menit, sisihkan jahenya, makan bawang merah, bawang putih, minum airnya. (4)
Disentri. 2 siung bawang putih dikupas, cuci, rebus dengan segelas air. Minum sebelum makan. Lakukan 3 kali sehari, selama 2-3 hari. (4)
Batuk rejan dan bronkhitis. 30 gram bawang putih, kupas, cuci, lumatkan, campur dengan gula batu dan segelas air matang, diamkan selama 5-6 jam. Minum 1 sendok makan penuh setiap hari selama beberapa hari. (4)
Borok. 2-3 siung bawang putih dikupas, cuci, lumatkan, campur dengan 1 sendok minyak kelapa sampa rata. Oleskan pada bagian yang bengkak. (4)
Luka kena benda tajam berkarat. Bawang putih dikupas, cuci, bakar, celupkan ke dalam minyak kelapa, lumatkan. Oleskan pada bagian yang luka. (4)
Cacingan. 3 siung bawang putih dikupas, cuci, kunyah sampai halus, telan dan minum air hangat. Lakukan 1-2 kali sehari. (4)
Nyeri haid. 2 siung bawang putih dikupas, kunyah halus, telan. Minum 2 sendok makan air hangat. Lakukan 2 kali sehari. (4)
Migrain. 2 siung bawang putih dikupas, cuci, kunyah perlahan sampai lumat lalu telan dan minum air hangat. Lakukan 2 kali sehari. (4)
Perut kembung. 2 siung bawang putih dikupas, cuci, kunyah perlahan sampai halus, telan lalu minum air hangat. Lakukan 3 kali sehari. (4)
Bisul yang baru tumbuh. 1 siung bawang putih, kupas, cuci, belah. Oleskan pada bisul yang baru timbul. Lakukan berkali-kali. (4)
Sakit maag. Bawang putih laki-laki (yang tumbuh sendiri, tunggal, tidak bergerombol), dikupas, cuci, kunyah. Lakukan 3 kali sehari. (4)
Asma, batuk, masuk angin. 3 siung bawang putih dikupas, cuci, lumatkan. Beri 1 sendok makan madu dan gula batu yang sudah dicairkan. Campurkan semua bahan, aduk rata, saring. Minum setiap pagi sampai sembuh. (4)
Mengeluarkan serpihan kaca, kayu/duri. Bawang putih dikupas, cuci, lumatkan. Tempelkan pada bagian yang dimaksud. (4)
Ambeien. Bawang putih dikupas, cuci, lumatkan, peras, oleskan airnya di sekitar anus setiap hari. (4)
Cantengan. Cuci 2 siung bawang putih yang sudah dikupas dan 2 kemiri. Lumatkan dan beri garam dapur. Tempelkan pada kuku yang bengkak, balut. Ganti sehari 2 kali, pagi dan sore. (4)
Asma. 10 siung bawang putih dikupas, cuci, iris, rebus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal 3/4. Setelah dingin, saring, minum 3 kali sehari @ 1/2 gelas dengan 1 sendok makan madu. (4)
Digigit serangga beracun. 6 siung bawang putih dikupas, cuci, lumatkan, oleskan pada bagian yang disengat, balut. (4)
Catatan : Sebaiknya bawang putih tidak dimakan mentah, karena mengganggu lambung, lebih baik direbus, digoreng, atau dipanggang lebih dulu.

2 Jun
Tanaman termasuk familia Poaceae. Serai menyukai lahan yang berada di dekat air dengan tanah yang gembur. Tak heran bila serai dapat ditemukan tumbuh liar di tepi sungai, rawa, atau saluran irigasi.
Untuk pengembangbiakannya tanaman serai cukup mudah. Pisahkanlah serai bagian rumputnya dengan mengikutkan akarnya dan tanamlah.
Nama lain : sereh, sere (Jawa), sarai, sorai, sange-sange (Sumatera), belangkak, senggalau, salai (Kalimantan), see, nau sina, bu muke (Nusa Tenggara), tonti, sare (Sulawesi), hisa, isa (Maluku)
Tanaman ini mengandung : Minyak asiri: geraniol, citronnelal, eugenol-metil eter, sitral, dipenten, eugenol, kadinen, kadinol, dan limonen.
Kegunaan :
(more…)

2 Jun
Tanaman ini termasuk familia Zingiberceae.
Kandungan : galangol, galangin, alpinen, kamfer, methyl-cionnamate.
Nama lain : laos.
Kegunaan :
(more…)

2 Jun
Tanaman termasuk familia Piperaceae. Tempat tumbuh tanaman merambat pada tembok, pagar, pohon lain, atau rambatan aygn dibuat khusus. Cocok ditanam di tanah yang tidak lembap dan porus (banyak mengandung pasir). Daerah ketinggian 0-600 meter di atas permukaan laut, merupakan tempat penyebarannya.
Untuk pengembangbiakannya dilakukan dengan menanam setek batang yang sudah cukup tua atau lewat biji.
Nama lain : lada panjang atau cabai panjang (Sumatera); cabe jamu, cabean, cabe areuy, cabe sula (Jawa); cabi jamo, cabi onggu, dan cabi solah (Madura)
Tanaman ini mengandung : zat pedas piperine, palmitic acids, tetrahydropiperic acids, 1-undecylenyl-3, 4-methylenedioxy benzene, piperidine, minyak atsiri, n-isobutil-decatrans-2-trans-4-dienamide, dan sesamin.
Kegunaan :
(more…)

2 Jun
Tanaman termasuk familia Malvaceae. Tanaman ini banyak ditanam orang di halaman sebagai tanaman hias atau sebagai pagar hidup. Ini semua dilakukan orang untuk memperindah halaman rumah.
Untuk pengembangbiakannya dengan stek batang atau cangkokan lebih sering dilakukan orang daripada perbanyakan dengan penyebaran biji.
Nama lain : wora-wari (Jawa), jkembang wera (Sunda).
Tanaman ini mengandung : bunganya mengandung hibisetin, sedangkan batang dan daunnya mengandung Ca-oksalat, peroxidase, lemak dan protein.
Kegunaan :
(more…)

2 Jun
Tanaman ini termasuk familia Caricaceae. Tumbuhan ini banyak tumbuh di dataran rendah hingga 1.000 meter di atas permukaan laut, terutama di daerah yang subur.
Tumbuhan ini dapat dikembangbiakkan melalui biji yang disemaikan (15-25 cm) lalu dipindahkan ke pekarangan.
Mengandung enzim papain, alkaloid karpaina, psudo karpaina, glikosid, karposid, saponin, beta karotene, pectin, d-galaktosa, l-arabinosa, papain, papayotimin papain, vitokinose, glucoside cacirin, karpain, papain, kemokapain, lisosim, lipase, glutamin, siklotransferase.
Nama lainnya : gedang (Sunda); kates (Jawa); peute, betik, ralempaya, punti kayu (Sumatera); pisang malaka, bandas, manjan (Kalimantan); kalujawa, padu (Nusa Tenggara); kapalay, kaliki, unti jawa (Sulawesi); papaw tree; papaya; papayer; melonenbaum; fan mu gua.
Kegunaan :
(more…)
