WARU (Hibiscus tiliaceus L.)
WARU (Hibiscus tiliaceus L.) - forestryinformation.wordpress.com

Tanaman WARU (Hibiscus tiliaceus L.) termasuk familia Malvaceae. Tumbuh di pantai.
Nama lain : waru laut, waru lengis.
Tanaman ini mengandung : zat musilago, zat emolient, protein dan tanin.

Kegunaan WARU (Hibiscus tiliaceus L.):

Batuk: 11 helai daun waru muda diiris, direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Sebelum diminum beri gula batu. Minum ramuan 2 kali sehari.

Melancarkan air seni: Remas daun waru, beri sedikit adas dan pulasari, balurkan di daerah perut sebelah bawah.

Bisul: Cara 1: Daun waru dicuci, remas-remas, tempelkan pada bisul.
Cara 2 : Daun waru dicuci, garang di atas api, tempelkan pada bisul. Lakukan 1-2 kali sehari.

Menyuburkan rambut: Daun waru diremas, peras dan ambil airnya. Embunkan, lalu oleskan ke kulit kepala dan diamkan selama 5-10 menit. Lalu bilas.

Demam: Cara 1 : 200 gram daun waru, 3 akar tapak liman direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Minum sedikit-sedikit.
Cara 2 : Kulit akar waru direbus dengan 1 gelas air. Minum sedikit-sedikit.

ADVERTISEMENT

«

»

Dalimartha, Setiawan. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia. Ungaran : Trubus Agriwidya, 1999. Muhlisah, Fauziah. Tanaman Obat Keluarga. Jakarta : Penebar Swadaya, 1999. Tampubolon, Oswald T. Tumbuhan Obat. Jakarta : Penerbit Bhratara, 1995. Tanaman Obat Keluarga. Jakarta : PT. Intisari Mediatama, 1999.
Categories: Tanaman Obat