Jeruju (ACANTHUS ILICIFOLIUS L.)

Nama ilmiah
ACANTHUS ILICIFOLIUS L.

Sinonim Acanthus ebracteatus Val.; A. volubilis Wall.

Klasifikasi
Divisi Spermatophyta
Sub divisi Angiospermae
Kelas Dicotyledonae
Bangsa Solanales
Suku Acanthaceae
Marga Acanthus
Jenis Acanthus ilicifolius L.

Nama Umum/dagang Jeruju

Nama lain Jeruju
Sumatera Jeruju (Melayu)
Jawa Daruju

Deskripsi
Habitus
Semak, tahunan, tinggi 0,75-1.5 m

Batang
Berkayu, bulat, permukaan licin, berduri pada sekitar duduk daun, bercabang, hijau.

Daun
Tunggal, bersilang berhadapan, bulat panjang, ujung dan pangkal runcing, tepi berduri, panjang 10-20 cm, lebar 5-6 cm, perlulangan menyirip, hijau.

Bunga
Majemuk, bentuk bulir, di ujung batang, panjang 6-30 cm, daun pelindung berlapis dua, bagian dalam lebih kecil, gugur sebelum bunga mekar, kelopak panjang 12,5-15 mm, berbagi empat, mahkota panjang 3-4,5 cm, bertabung putih, bibir bulat telur, ujung bertaju tiga, ungu kebiruan.

Buah
Kotak, bulat telur, panjang ± 3 cm, coklat kehitaman.

Biji
Bentuk ginjal, dua sampai empat, hitam.

Akar
Tunggang, putih kekuningan.

Khasiat
Daun, biji dan akar Acanthus ilicifolius berkhasiat sebagai obat cacing, disamping itu daun muda berkhasiat sebagai obat sakit perut.
Untuk obat cacing dipakai ± 10 gram akar Acanthus ilicifolius, dicuci dan direbus dengan 1 geias air selama 15 menit. Hasil rebusan diminum sekaligus.

Kandungan kimia
Daun, akar dan biji Acanthus ilicifolius mengandung saponin, flavonoida dan polifenot, di samping itu bijinya juga mengandung alkaloida.

Wartel (ACACIA DECURRENS WILLD.)

Nama ilmiah Wartel
ACACIA DECURRENS WILLD.

Sinonim Acacia mollisima Willd.; A. dealbata Link.

Klasifikasi
Divisi Spermatophyta
Sub divisi Angiospermae
Kelas Dicotyledonae
Bangsa Resales
Suku Mimosaceae
Marga Acacia
Jenis Acacia decurrens Willd.

Nama Umum/dagang Wartel

Nama lain Wartel
Jawa
Wartel

Deskripsi
Habitus
Perdu, tinggi 3-8 m.

Batang
Berkayu, bulat, bercabang, diameter 20-30 cm, hijau kotor.

Daun
Majemuk, menyirip ganda, tersebar, tangkai panjang ± 1 cm, hijau.

Bunga
Majemuk, bentuk malai, di ketiak daun, bulat, tangkai panjang ± 50 mm, kuning.

Buah
Polong, majemuk, masih muda hijau setelah tua coklat kehitaman.

Biji
Kecil, bulat, pipih, coklat kehitaman.

Akar
Tunggang, putih kotor.

Khasiat Wartel (ACACIA DECURRENS WILLD.)
Daun Acacia decurrens berkhasiat sebagai obat mencret. Cairan yang keluar dari kayu setelah dibakar berguna untuk menghilangkan bekas luka, kulit batangnya untuk bahan baku penyamak kulit.
Untuk obat mencret dipakai ± 20 gram daun segar Acacia decurrens, dicuci dan ditumbuk sampai fumat, ditambah 1/4 gelas air matang kemudian diperas dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

Kandungan kimia Wartel (ACACIA DECURRENS WILLD.)
Daun dan batang Acacia decurrens mengandung saponin, flavonoida dan tanin.

Saga (ABRUS PRECATORIUS L.)

Nama ilmiah Saga
ABRUS PRECATORIUS L.

Klasifikasi
Divisi Spermatophyta
Sub divisi Angiosperrnae
Kelas Dicotyledonae
Bangsa Resales
Suku Leguminosae
Marga Abrus
Jenis Abrus precatorius L.

Nama umum/dagang Saga

Nama lain
Sumatera
Thaga (Aceh) Seugew (Gayo) Saga (Batak) Parusa (Mentawai ) Kundi (Minangkabau) Kanderi (Lampung) Kenderi (Melayu).

Jawa
Saga areuy (Sunda) Saga telik (Jawa) Ga’saga’an lakek (Madura)

Bali
Piling-piling

Kalimantan
Saga (Sampit) Taning bajang (Dayak)

Nusa Tenggara
Maat metan (Timor)

Sulawesi
Walipopo (Gorontalo) Punu no matiti (Buol) saga (Makasar) Kaca (Bugis)

Maluku
War kamasin (Kai) Mali-mali {Waraka-Seram) Aliweue {Atamona Seram) Pikalo (Amahai Seram) Kaitasi (Muaulu) Ailalu picar (Ambon) Pikal (Haruku) Pikolo (Saparua) Seklawan (Buru) Idisi ma lako (Loda Halmahera) Idihi ma lako (Pagu-Halmahera) Idi-idi ma lako (Ternate Tidore) Punoi (Araturu)

Irian
Kalepip (Kalana)

Deskripsi
Habitus
Perdu, merambat, membelit, panjang 2-5 m.

Batang
Berkayu, bulat, percabangan simpodial, masih muda hijau setelah tua hijau kecoklatan.

Daun
Majemuk, berselang-seling, menyirip ganjil, anak daun 8-18 pasang, bulat telur, ujung meruncing, pangkal bulat, tepi rata, panjang 6-25 mm, lebar 3-8 mm, hijau.

Bunga
Majemuk, bentuk tandan, bagian bawah berkelamin dua, bagian atas hanya terdiri dari bunga jantan, kelopak bergerigi pendek, berbulu, hijau, benang sari menyatu pada tabung, tangkai sari ± 1 cm, putih, kepala sari kuning, tajuk bunga bersayap, berkuku pendek, lebar ± 1 cm, pangkal berlekatan pada tabung sari, ungu muda hingga kemerah-merahan.

Buah
Polong, panjang 2-5 cm, tiga sampai enam buah, hijau.

Biji
Bulat telur, keras panjang 6-7 mm, tebal 4-5 mm, merah bernoda hitam.

Akar
Tunggang, coklat kotor,

Khasiat Saga (ABRUS PRECATORIUS L.)
Daun Abrus precatorius berkhasiat sebagai obat sariawan, obat batuk dan obat radang tenggorokan. Untuk obat sariawan dipakai ± 15 gram daun segar abrus precatorius, dicuci dan ditumbuk sampai lurnat, ditambah 1/2 gelas air matang kemudian diperas dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

Kandungan kimia Khasiat Saga (ABRUS PRECATORIUS L.)
Daun, batang dan biji Abrus precatorius mengandung saponin dan flavonoida, di samping itu batangnya juga mengandung polilenol dan bijinya juga mengandung lanin, sedangkan akarnya mengandung alkoloida, saponin dan polifenol.

Waron (ABELMOSCHUS MOSCHATUS MEDIK)

Nama ilmiah Waron
ABELMOSCHUS MOSCHATUS MEDIK

Sinonim Hibiscus abelmoschus L.

Klasifikasi
Divisi Spermatophyta
Sub divisi Angiospermae
Kelas Dicotyledonae
Bangsa Malvaies
Suku Malvaceae
Marga Abelmoschus
Jenis Abelmoschus moschatus Medik

Nama umum/dagang Waron

Nama lain
Sumatera Kapas sedeki (Lampung)
Jawa Kakapasan (Sunda) Waron (Jawa) Kastore bukal (Madura)
Maluku Kasturi (Ternate)

Deskripsi
Habitus
Semak, semusim, tinggi ± 3,5 m.

Batang
Berkayu, bulat, tegak, percabangan monopodial,hijau atau hijau kecoklatan.

Daun
Tunggal, persegi lima, berlekuk, bercangap atau terbagi lima, pangkal bentuk jantung, ujung lancip. Tepi rata, panjang 6-22 cm, lebar 5-20 cm, pertulangan menjari, tangkai panjang 5-10 cm, hijau.

Bunga
Tunggal, bentuk lonceng, di keliak daun, kelopak 2-3 cm, segi tiga, berbulu. ujung bertaju lima, hijau, benang sari bentuk tabung, kepala sari lepas, kuning, mahkota lima, pangkalnya merah, panjang 3,5-10 cm, kuning.

Buah
Kotak, bulat telur, rusuk lima, meruncing, berbulu atau berambut mirip sikat, berkalub lima, coklat kehitaman.

Biji
Bentuk ginjal, pipih, berlekuk, keras, coklat kehitaman.

Akar
Tunggang, bulat, bercabang, putih kekuningan.

Khasiat Waron (ABELMOSCHUS MOSCHATUS MEDIK)
Daun Abelmoschus moschatus berkhasiat sebagai obat batuk, bijinya merupakan bahan baku kosmetika.
Untuk obat batuk dipakai ± 2 gram serbuk daun Abelmoschus moschatus, diseduh dengan 1/2 gelas air matang panas, setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali 1/4 gelas pagi dan sore.

Kandungan kimia Waron (ABELMOSCHUS MOSCHATUS MEDIK)
Biji, daun dan akar Abelmoschus moschatus mengandung saponin dan flavonoida, di samping itu daunnya juga mengandung tanin dan bijinya juga mengandung tanin dan bijinya juga mengandung minyak atsiri.