KUMIS KUCING (Orthosiphon aristatus Bl. Miq.)

Tanaman Kumis kucing (Orthosiphon aristatus Bl. Miq.) termasuk familia Labiatea.
Nama lain : Remujung

Tanaman ini mengandung : ortosifonin, garam kalium, saponin, tanin

Kegunaan Kumis kucing (Orthosiphon aristatus Bl. Miq.):
Nyeri buang air seni: Cara I: Seduh dan minum sejumput daun kumis kucing yang dikeringkan seperti teh, boleh juga kalau diberi gula aren.
Cara II: 1 sendok daun kumis kucing yang dilumatkan, 7 batang meniran, rebus dengan dua gelas air sampai air tinggal setengah. Minum air rebusan itu sebanyak 3x sehari.

Batu ginjal: Cara I: 25 g daun kumis kucing, 25 g daun ngokilo, 25 g daun meniran dengan akarnya, 25 g daun keji beling, dicuci. Rebus dengan 4 gelas air sampai mendidih. Minum semua air rebusan itu dalam sehari.
Cara II: 3 genggam daun kumis kucing, 5 helai daun keji beling dicuci, rebus dengan 2 gelas air. Minum airnya 2x sehari, pagi dan sore, selama 10 hari. Sesudah 10 hari, ganti dengan air rebusan jagung muda, 1 x sehari. Hindari makan daging kambing, durian serta makanan pedas.

Rematik: Sesendok kecil daun kumis kucing yang dilumatkan, 1 sendok makan daun meniran yang sudah dilumatkan juga, direbus dengan segelas air sampai airnya tinggal 3/4. Saring. Lalu diminum.

Sakit pinggang: 7 helai daun dan 2 potong akar kumis kucing dicuci. Rebus dengan 1 gelas air. Biarkan satu malam, baru diminum.

Radang ginjal: 40 helai bunga dan daun kumis kucing, 3 belimbing wuluh tua dicuci, dihaluskan. Seduh dengan 2 gelas air. Minum 3x sehari. Lakukan selama 1 minggu.

Masuk angin: 1 sendok daun kumis kucing dan direbus dengan segelas air sampai air tinggal setengah. Diminum sekaligus.

Demam: 100 g akar kumis kucing dicuci, rebus dengan 3 gelas air. Setelah mendidih, saring, dan ambil airnya. Minum air rebusan ini 1 gelas sehari.

Tips Mengatasi Stress

Belajarlah berelaksasi.
Setiap hari, ambillah break singkat. Duduk dan buat tubuh senyaman mungkin, ambil nafas dalam-dalam dan pelan, tahan, lalu keluarkan dengan sangat pelan.

Belajarlah menerima.
Relakan pergi apa-apa yang mungkin bukan menjadi milik Anda. Dijamin, stres Anda pun menurun.

Belajarlah terorganisir.
Buatlah jadwal yang realistis dari aktivitas sehari-hari, termasuk waktu untuk bekerja, tidur, bersosialisasi, dan berkreasi.

Berolahragalah.
Usahakan tubuh aktif dalam berbagai bentuk aktivitas fisik, misalnya aerobik, berjalan kaki, yoga, jogging, menari, berenang, dan sebagainya.

Jangan terburu-buru.
Sediakan waktu yang cukup untuk mengerjakan sesuatu. Cobalah tidak meletakkan pekerjaan di waktu yang sempit.

Jangan selalu berpikir tentang kompetisi.
Setiap situasi dalam hidup tidak mengharuskan Anda untuk menang atau kalah. Sesuaikan pendekatan Anda terhadap suatu aktivitas berdasarkan kebutuhannya.

Sediakan waktu tenang.
Seimbangkan waktu untuk keluarga, pekerjaan, dan untuk Anda sendiri. Menyediakan waktu untuk aktivitas yang menyenangkan, sama pentingnya dengan bekerja atau belajar.

Meditasi.
Cobalah mengonsentrasikan pikiran pada sebuah gerakan, suara, gambar, atau pikiran tertentu. Pejamkan mata dan bernafaslah dalam-dalam.

Perhatikan kebiasaan makan.
Cobalah makan menu seimbang dan jangan melewatkan waktu makan. Hindari obat-obatan, minimalkan konsumsi alkohol, dan cobalah tidak merokok.

Bicarakan stres Anda dengan teman atau anggota keluarga yang suportif.
Ini bisa menjadi obat yang baik untuk stres.

Kembangkan sikap positif.
Lihatlah dunia dari sisi yang lebih cerah. Ini akan memberikan kekuatan untuk menerima stres sebagai bagian dari hidup.

Tersenyumlah.
Anda tidak perlu membayar untuk tersenyum! Sebuah senyuman membuat relaks semua otot-otot utama di wajah. Anda merasa senang, stres pun hilang.

Minumlah susu.
Susu dapat mengurangi kadar hormon adrenalin dalam darah. Anda akan dapat merasa lebih tenang. Hindari minuman yang mengandung kafein, karena ini akan membuat saraf tubuh Anda menjadi lebih tegang. Suplemen vitamin B komplek sangat dianjurkan.

KI URAT (Plantago major)

Tanaman KI URAT (Plantago major) termasuk familia Plantaginaceae. Tempat tumbuh tanaman ini sapai pada ketinggian 3.300 meter di atas permukaan laut. Pada daerah yang tanahnya berbatu-batu dan agak lembab.
Untuk pengembangbiakannya dengan cara penyebaran biji. Tumbuhan ini belum dibudidayakan.

Nama lain : sangka-buwah, sangkuwah, sembung otot, suri pandak, meloh kiloh (Jawa), ki urat, cheuli uncal (Sunda).
Tanaman ini mengandung : rhinantin yaitu suatu turunan dari naphazolin yang berkhasiat sebagai adrenergik agent. Juga terdapat lendir, glikosida aukubin, invertin, emulsin, vitamin C, asam sitrat, tanin, garam kalium dan kholin.

Kegunaan KI URAT (Plantago major):

Obat batu ginjal atau kandung kemih: Bagian tanaman ditambah dengan keji beling kemudian direbus, airnya dapat diminum.

Disentri; tonikum (obat kuat): Bijinya digiling halus, dilarutkan dalam anggur kemudian diminum.

Obat mata: Tanaman yang masih segar direbus selama lebih kurang seperempat jam, airnya diteteskan pada radang selaput mata.

Kena gigitan serangga/ular: Seluruh bagian tanaman digerus (digilas) dapat dipergunakan sebagai obat kompresm.

KENCUR (Kaemferia galanga L.)

Tanaman KENCUR (Kaemferia galanga L.) termasuk familia Zingiberaceae. Tempat tumbuh di tanah gembur, subur, dan sedikit berpasir.

Untuk pengembangbiakannya cukup gampang. Pilih rimpang yang sudah cukup tua, tetapi masih segar dan langsung ditanam. Dari rimpang tersebut akan tumbuh tunas. Selain itu, dapat pula rimpang segar di simpan 1-2 minggu terlebih dahulu agar tumbuh tunas sebelum ditanam di tanah.
Nama lain : ceuko, tekur (Aceh), kaciwer (Batak), cakue (Minang), cikur (Sunda), sikor (Kalimantan), cekuh (Bali), cekuru (Makasar), asauli (Ambon), ukap (Irian).

Tanaman ini mengandung : minyak atsiri: borneol, methyl-p-curamic acid, cinnamicacid ethyl ester, pentadecane, cinnamic aldehyde, camphene.

Kegunaan KENCUR (Kaemferia galanga L.):
Obat tetanus: Siapkan rimpang kencur sebesar 3 jari. Tambahkan daun jinten setengah genggam dan daun ngokilo 18 lembar. Cuci bersih ramuan dan potong-potong seperlunya. Rebuslah dengan 3 gelas air bersih. Tambahkan 3 jari gula enau. Biarkan air perebusan hingga sekitar 3/4-nya. Air rebusan didinginkan, baru disaring dan diminum sebanyak 3/4 gelas. Sebaiknya ramuan ini diminum 3 kali sehari.

Kertacunan tempe bongkrek: Bahan yang disiapkan ialah rimpang kencur 1/2 jari, daun sambiloto 1/4 genggam, daun kumis kucing 1/3 genggam. Bahan dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya. Rebuslah bahan dengan 2 gelas air bersih hingga tinggal 1/4-nya. Dinginkan airnya lalu disaring. Minum 1-2 kali sehari. Sekali minum cukup 3/4 gelas.

Muntah-muntah: Siapkan 1,5 jari kencur. Cuci bersih lalu berikan untuk dikunyah penderita bersama sedikit garam. Sesudah halus kencur ditelan dan kemudian minum air hangat. Lakukan 2 kali sehari.

Keracunan jamur: Ambillah rimpang kencur 1 jari, daun sambiloto 1/3 genggam, dan daun jintan 1/4 genggam untuk mengobatinya. Tumbuk bahan sampai halus dan tambahkan air masak 3/4 gelas. Peras dan saringlah. Lantas minumkan ke penderita yang sudah muntah-muntah. Cukup diminum sekali sehari.

Khasiat lain: Jamu beras kencur biasa diminum untuk menambah daya tahan tubuh, menghilangkan masuk angin, dan kelelahan. (mrd)

Batuk. a> 3 potong kencur @ sebesar jari dicuci, kupas, parut, masukkan setengah gelas air dan garam, peras dengan kain. Minum setiap pagi dan sore @ 1 resep.
b> Sepotong kencur sebesar jari, dicuci, kupas dan kunyah sampai lumat, airnya ditelan. Lakukan setiap pagi.
c> Sepotong kencur sebesar jari dicuci, parut, beri 2 sendok makan air, peras airnya dengan kain. Cukup untuk 1 kali minum. Minum 2 kali selama beberapa hari.

Sakit perut. Sepotong kencur sebesar jari dicuci, parut, beri 2 sendok makan air, peras airnya dengan kain. Cukup untuk 1 kali minum. Minum 2 kali selama beberapa hari. Untuk anak-anak gunakan setengah dosis.

Batuk asmatis. a> 3 potong kencur @ sebesar jari, 7 tangkai patikan kerbau (Euphorbia hirta L.), 1 cangkir daun pegagan/antanan. Semua dicuci, haluskan, beri 1/2 gelas air, saring, beri gula batu. Minum sekali sehari sebelum sarapan. Ulangi sampai sembuh.
b> Sepotong kencur sebesar jari, bebearpa helai daun sirih, beberapa batang akar alang-alang dicuci, lumatkan kencur. Rebus semua dengan segelas air sampai airnya tinggal setengah, saring, beri gula batu. Bila akan diminum, beri sedikit air jeruk nipis. Minum pada sore hari.

Bengkak (untuk ditempelkan). a> Kencur dicuci, lumatkan, tempelkan ke tempat yang bengkak, balut. Ganti dengan ramuan baru 2 kali sehari.
b> Sepotong kencur sebesar jari, setengah biji pinang, asam kawak sebesar telur burung puyuh, 5 helai daun dadap, dicuci, lumatkan, tempelkan ke bagian yang bengkak, lalu dibalut. Ganti dengan ramuan baru 2 kali sehari.

Jerawat. Sepotong kencur sebesar jari, sepotong temu lawak sebesar jari, 5 butir jintan, dicuci, lumatkan bersama sebuku jari asam kawak dan gula aren, seduh dengan segelas air. Setelah suam-suam kuku disaring dengan kain dan diberi air jeruk nipis. Minum pagi hari. Sebelum tidur wajah dicuci dengan air asam kawak atau air jeruk nipis.

Nyeri haid. 2 potong kencur @ seibu jari, cuci, parut, rebus dengan 2 gelas air bersama sehelai daun trengguli, 1 cengkih dan 1/2 sendok teh adas sampai airnya tinggal setengah, saring. Untuk diminum separuh pagi dan separuh sore.

Sakit perut saat diare (untuk ditempelkan). 2 potong kencur masing-masing sebesar jari, 3 bawang merah, kupas, parut. Bungkus dengan daun pisang, garang di atas api. Hangat-hangat dioleskan ke perut yang sakit.

Masuk angin. Sepotong kencur dicuci, kupas, makan sebagai lalap. Lakukan 2 kali sehari.

Migrain. Sepotong kencur sebesar jari, jahe 3 cm, lempuyang 3 cm, 1/2 sendok teh adas, 5 cm pulasari, cuci, lumatkan, beri 6 sendok makan air, saring dengan kain, beri madu. Minum 3 kali sehari @ 2 sendok makan.

Pilek. Sepotong kencur sebesar jari, 2 bawang merah dikupas, cuci dan parut, beri 3 sendok makan air, peras. Airnya diminum 3 kali sehari.

Pegal-linu. 7 potong kencur sebesar jari dicuci, kupas, memarkan rebus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah, saring. Rebus 2 ons gula aren dengan 2 gelas air sampai larut, saring. 2 potong jahe sebesar ibu jari dicuci, kupas, memarkan. 5 butir kapulaga dicuci, 2 sendok makan penuh beras dicuci, angin-angin sampai kering, sangrai, haluskan, lalu diayak. Air kencur, air gula, jahe, kapulaga direbus besama, saring dan biarkan dingin, masukkan tepung beras halus.

KEMBANG SEPATU (Hibiscus rosa sinensis)

Tanaman KEMBANG SEPATU (Hibiscus rosa sinensis) termasuk familia Malvaceae. Tanaman ini banyak ditanam orang di halaman sebagai tanaman hias atau sebagai pagar hidup. Ini semua dilakukan orang untuk memperindah halaman rumah.

Untuk pengembangbiakannya dengan stek batang atau cangkokan lebih sering dilakukan orang daripada perbanyakan dengan penyebaran biji.
Nama lain : wora-wari (Jawa), jkembang wera (Sunda).

Tanaman ini mengandung : bunganya mengandung hibisetin, sedangkan batang dan daunnya mengandung Ca-oksalat, peroxidase, lemak dan protein.

Kegunaan KEMBANG SEPATU (Hibiscus rosa sinensis):
Obat sakit panas: Akar ditumbuk halus, kemudian direbus dalam air yang mendidih selama lebih kurang setengah jam, lalu airnya disaring dan kemudian diminum.

Batuk; sariawan: Daunnya direbus dalam air yang mendidih selama lebih kurang seperempat jam, disaring dan kemudian airnya diminum.

Bronkhitis : Bunganya direbus selama lebih kurang seperempat jam, kemudian airnya disaring lalu diminum.

Gonnorhoea: Bunganya direbus selama lebih kurang seperempat jam, kemudian airnya disaring lalu diminum, air yang telah disaring setelah didiamkan selama sat malam (diembun-embunkan) lalu diminum.

Gondok: Akar diserbukkan dan direbus dalam air yang mendidih selama lebih kurang setengah jam, dapat digunakan sebagai obat kompres.

Sakit kepala: Serbuk daun direbus selama lebih kurang setengah jam dapat dipergunakan sebagai obat kompres.