BANDOTAN (Ageratum conyzoides)
BANDOTAN (Ageratum conyzoides) - tanamanobatalamiah.blogspot.com

Tanaman BANDOTAN (Ageratum conyzoides) termasuk familia Compositae. Tempat tumbuh tanaman ini dari 1 sampai 2100 meter di permukaan laut. Tumbuh di sawah-sawah, ladang, semak belukar, halaman kebun, tepi jalan, tanggul, dan tepi air.

Untuk pengembangbiakannya : dapat dilakukan melalui penyebaran biji.
Nama lain : tahi anjing, tahi asu, selasdeh dandi, si anggit, rumput jalang; bandotan, berotan, wedusan (Jawa), babadotan, jukut bau, ki bau (Sunda)

Tanaman ini mengandung : kumarine, eugenol 5% dan HCN.

Kegunaan :
Penurun panas, dan obat disentri: Akar pohon bandotan direbus selama setangah jam sampai airnya mendidih, kemudian disaring, airnya diminum.

Obat luka (obat luar): Daunnya ditumbuk dan dicampur dengan sedikit kapur sirih, dapat digunakan sebagai obat.

Obat mencret: Daunnya direbus selama lebih kurang 1/4 jam, kemudian disaring, airnya dapat diminum.

ADVERTISEMENT

«

»

Dalimartha, Setiawan. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia. Ungaran : Trubus Agriwidya, 1999. Muhlisah, Fauziah. Tanaman Obat Keluarga. Jakarta : Penebar Swadaya, 1999. Tampubolon, Oswald T. Tumbuhan Obat. Jakarta : Penerbit Bhratara, 1995. Tanaman Obat Keluarga. Jakarta : PT. Intisari Mediatama, 1999.
Categories: Tanaman Obat
58 queries in 0.154 seconds.