Lidah Buaya (Aloe vera L.)
Lidah Buaya (Aloe vera L.) - majalahkesehatan.com

Tanaman Lidah Buaya (Aloe vera L.) termasuk familia Liliaceae.
Tanaman ini mengandung : saponin, antrakuinon, kuinon, lignin.

Kegunaan Lidah Buaya (Aloe vera L.):

Cacingan susah buang air kecil: Akar lidah buaya dicuci dan dijemur sampai kering. Rebus dengan segelas air sampai airnya tinggal setengah. Diminum sekaligus.

Ambeien: 1/2 batang daun lidah buaya dibuang duri-durinya, dicuci lalu diparut. Beri 1/2 gelas air. Peras. Beri 2 sendok makan madu. Minum 3x sehari.

Sembelit: 1/2 batang daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong kecil-kecil. Seduh dengan 1/2 gelas air. Beri 1 sendok makan madu. Hangat-hangat dimakan 2x sehari.

Penyubur rambut: Daun lidah buaya dicuci, dikupas. Isinya digosokkan pada kulit kepala yang telah dikeramas pada sore hari. Bungkus dengan kain. Keesokan harinya rambut dibilas. Lakukan setiap hari selama 3 bulan.

Luka bakar/tersiram air panas (ringan): Daun lidah buaya dicuci bersih dan dikupas. Tempelkan bagian dalamnya pada bagian yang terkena api/air panas.

Bisul: Daun lidah buaya dicuci, dikupas, dan dilumatkan. Beri sedikit garam. Tempelkan pada bisul.

Jerawat, noda-noda hitam: Daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya diblender. Seperlima gelas cairan diadukdengan tepung beras (bedak) dingin sampai kental. Aduk rata dan laburkan ke wajah. Biarkan selama 30 menit, baru dibilas.

Batuk (yang membandel): 20 g daun lidah buaya dicuci, dikupas, dipotong-potong. Beri 2 sendok makan madu murni. Minum 2x sehari. Ulangi selama 10 hari.

Diabetes: 2 daun lidah buaya, dicuci, dibuang durinya, dipotong-potong. Rebus dengan 3 gelas air. Saring. Minum 2 – 3x sehari, sesudah makan. Sekali minum 1/2 gelas.

Radang tenggorokan: 1 daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong-potong atau diblender. Beri madu murni dan minum 3x sehari.

Menurunkan kolesterol: 30 g daging lidah buaya, 1 buah apel dikupas/buang biji, blender.

Catatan :
* Jangan digunakan oleh wanita hamil.
* Daging daun lidah buaya yang dikupas, segera menjadi kecoklatan dan mencair kalau kena udara. Jadi, pengobatan luka terbuka perlu dilakukan secepatnya!

ADVERTISEMENT

«

»

Dalimartha, Setiawan. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia. Ungaran : Trubus Agriwidya, 1999. Muhlisah, Fauziah. Tanaman Obat Keluarga. Jakarta : Penebar Swadaya, 1999. Tampubolon, Oswald T. Tumbuhan Obat. Jakarta : Penerbit Bhratara, 1995. Tanaman Obat Keluarga. Jakarta : PT. Intisari Mediatama, 1999.
Categories: Tanaman Obat
63 queries in 0.246 seconds.